Jum’at (14/11/2025)
Anak memiliki hak yang harus dihormati, termasuk hak untuk tumbuh dan berkembang secara sehat, ceria, dan seimbang. Hak berohani anak juga menjadi bagian penting dalam pertumbuhan mereka, sehingga anak tidak hanya perlu didukung secara fisik dan emosional, tetapi juga secara spiritual. Untuk mewujudkan hal ini, seluruh elemen masyarakat, termasuk gereja, memiliki peran penting dalam memberikan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan anak. Gereja sebagai lembaga keagamaan harus menjadi tempat di mana anak-anak dapat belajar, beribadah, dan berkembang dalam suasana yang ramah dan penuh perhatian.
Pendekatan psikologis menjadi salah satu kunci dalam menciptakan gereja ramah anak. Anak-anak membutuhkan perhatian pada kebutuhan emosional dan psikologis mereka agar dapat merasa aman, dihargai, dan terlibat aktif dalam setiap kegiatan. Dengan memahami tahap perkembangan anak, gereja dapat merancang kegiatan ibadah, pendidikan, dan rekreasi yang sesuai usia. Lingkungan yang suportif ini membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, kreatif, dan berintegritas.
Aspek hukum juga tidak kalah penting dalam memastikan perlindungan anak di gereja. Gereja memiliki tanggung jawab untuk mencegah segala bentuk kekerasan, pelecehan, dan diskriminasi terhadap anak. Implementasi aturan hukum perlindungan anak tidak hanya menjaga keselamatan mereka, tetapi juga memperkuat reputasi gereja sebagai lembaga yang peduli dan bertanggung jawab. Kombinasi pendekatan psikologis dan hukum memastikan anak dapat tumbuh dengan hak-haknya terpenuhi, termasuk hak spiritual.
Edukasi mengenai pentingnya gereja ramah anak ini diberikan dalam kegiatan Seminar & Lokakarya Sinode Gereja Toraja yang berlangsung di Toraja pada Kamis, 13 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan Susi Rio Panjaitan sebagai narasumber untuk memberikan wawasan tentang perlindungan anak dari perspektif psikologi dan hukum. Sinode ini diharapkan menjadi momen bagi Gereja Toraja untuk meninjau dan memperkuat program serta kebijakan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
